Skk Migas Beri Kuliah Umum Di Teknik Unsyiah

Diterbitkan pada 22 November 2017

 

Kuala. Program ini diisi dengan kuliah umum oleh Syukri Usman dari SKK Migas tentang pertambangan minyak dan gas di Fakultas Teknik (FT), Universitas Syiah Kuala, Jumat (17/11/17).

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik Unsyiah, Dr. Ir. Taufiq Saidi, M.Eng. mengatakan, kuliah umum ini sangat penting diikuti oleh dosen dan mahasiswa untuk menambah pemahaman dalam sektor minyak dan gas di Indonesia.

“Kuliah umum ini sangat penting kita ikuti, karena pemahaman para mahasiswa bahkan dosen dalam sektor migas ini masih kurang, terutama pengetahuan mengenai peluang dan resikonya,” kata Taufik.

Taufik juga berharap agar pihak SKK migas memberikan dukungan untuk beberapa prodi di FT yang berhubungan dengan sektor perminyakan dan gas, seperti Prodi Geofisika, Prodi Geologi, dan Prodi Pertambangan. Dukungan tersebut dapat diberikan melalui pengajaran.

“Saya harap sewaktu-waktu staf dari SKK Migas bisa mengajar di beberapa prodi ini,” tutupnya.

Di akhir sambutannya, Taufik juga mengarapkan dengan adanya pengenalan dan pemahaman terkait peluang bekerja di sektor migas ini, semangat dan motivasi belajar mahasiswa Teknik Unsyiah bisa meningkat.

Sementara itu, dalam kuliah umunya, Syukri Usman memberikan tanggapan terkait peluang kerja di sektor migas. Menurut Syukri, beberapa prodi yang disebutkan tadi memiliki prospek yang sangat baik untuk ke depannya. Apalagi, sampai saat ini sektor migas masih berperan vital dalam sumber devisa negara.

            “Sekitar 30 persen pendapatan negara berasal dari migas”, pungkasnya.

Syukri juga mengungkapkan, tantangan di sektor migas Indonesia saat ini ada di segi pengelolaan migas. Karena itu, Syukri memotivasi mahasiswa Unsyiah agar terus belajar dan nantinya bisa bekerja di perusahaan migas terbaik.

“Mahasiswa harus bisa mencapai hal-hal dan kemajuan baru. Misalnya menemukan sumber cadangan minyak dan gas baru di Indonesia,’ tutupnya.

Acara ini juga diselingi dengan pertukaran momento dan buku antara pihak SKK Migas dan FT Unsyiah. Kuliah umum ini dihadiri oleh para dosen di lingkungan FT Unsyiah, serta ratusan mahasiswa FT Unsyiah dari berbagai prodi.

Sumber : unsyiah.ac.id

 

Rapat Kerja Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Unsyiah

Diterbitkan pada 20 November 2017

Rapat kerja (Raker) merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Program Studi Teknik Sipil (PSTS) Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala untuk melakukan evaluasi kinerja selama setahun dan juga melakukan perencanaan program kerja untuk dua tahun kedepan. Rapat kerja ini di ikuti oleh seluruh dosen, staf administrasi alumni, dan Himpunan Mahasiswa Sipil.

PSTS Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala pada hari selasa, 14 November 2017 menyelenggarakan Rapat kerja Tahunan 2017 dengan tema “Penguatan Profesionalisme, Kompetensi dan Daya saing Program Studi Teknik Sipil dalam Menghadapi Tantangan dan Peluang Globalisasi”. Tema ini di usung dalam rangka mensinergikan keinginan Universitas Syiah Kuala agar PSTS menjalani proses Akreditasi Internasional yaitu Indonesia Accreditation Board for Enggineering Education (IABEE). IABEE melakukan penjaminan bahwa program-program studi teknik diselenggarakan dengan memenuhi kebakuan minimum dan dengan mempergiat peningkatan mutu berkesinambungan dalam lembaga-lembaga pendidikan tingggi. Oleh sebab itu PSTS Unsyiah harus bisa menyusun program dengan baik untuk memenuhi tujuan tersebut.

Pada sambutan dan pembukaan yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknik, Dr. IR. Rizaldi, MM, MT, menyampaikan harapan bahwa dengan kegiatan Rapat kerja ini dapat menjadikan PSTS sebagai barometer dan acuan bagi Prodi-prodi di lingkukngan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala.

Selanjutanya pada kegiatan Raker, ketua Program Studi Teknik Sipil, Dr. Teuku Budi Aulia, ST, Dipl. Ing memaparkan hasil capaian dan kendala dari program kerja yang telah dilaksanakan pada tahun 2016/2017 serta rencana program kerja untuk tahun 2018/2019. Agenda berikut adalah rapat komisi untuk empat sasaran strategi meliputi peningkatan kualitas pembelajaran; peningkatan relevansi, produktivitas dan daya saing hasil penelitian dan pengabdian pada masyarakat; peningkatan kualitas kegiatan kemahasiswaan; dan revitalisasi pendukung Tridarma PT. Acara raker diakhiri dengan pemaparan masing-masing komisi dari sasaran strategi dan penutupan oleh ketua Program studi Tekni Sipil Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Program kerja PSTS yang telah dirumuskan akan diteruskan ke Fakultas Teknik untuk disetujui dan dimasukkan ke dalam Program Kerja Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala.

 

Unsyiah Wisuda 1.968 Lulusan

Diterbitkan pada 17 November 2017

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) kembali mewisuda 1.968 lulusan untuk periode Agustus-Oktober 2017 dalam dua gelombang di Gedung AAC Dayan Dawood Darussalam, Banda Aceh. Sebanyak 968 lulusan diwisuda pada Rabu (15/11), sedangkan 1.000 orang lagi di wisuda pada Kamis, (16/11).

Dalam sambutannya, Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng memberikan apresiasi yang tinggi kepada 201 lulusan Unsyiah yang meraih yudisium dengan pujian (cumlaude). Dengan berlangsungnya wisuda ini, maka jumlah lulusan jenjang sarjana, profesi, dan pascasarjana yang dihasilkan universitas “Jantong Hatee Rakyat Aceh” ini berjumlah 90.642 orang. Sedangkan lulusan diploma dari berbagai disiplin keilmuan sebanyak 26.233 orang. Secara keseluruhan jumlah alumni Unsyiah hingga hari ini telah mencapai 116.875 orang.

Rektor mengingatkan bahwa setelah lulus para alumni akan dihadapkan dengan tantangan dunia kerja dan kompetisi yang semakin ketat. Untuk itu, dibutuhkan karakter yang sangat kuat untuk memenangkannya. Terlebih lagi, daya saing Indonesia di pentas ekonomi dunia masih cukup lemah. Ini sesuai dengan laporan World Economic Forum dalam The Global Competitiveness Report 2017-2018 yang menempatkan Indonesia di posisi 36 dalam daftar peringkat daya saing dunia.

“Para lulusan tidak boleh berlama-lama larut dalam euforia keberhasilan studi. Segera susun rencana demi rencana untuk ke depan,” harap Rektor.

Selain itu, Rektor menambahkan jika saat ini, Unsyiah semakin berkembang dan telah disejajarkan dengan perguruan tinggi maju lainnya di Indonesia. Ada banyak prestasi dan peningkatan yang ditoreh dalam sepuluh tahun terakhir ini. Salah satunya adalah peningkatan signifikan dari Biro Akademik, Biro Perencanaan dan Humas, serta Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) yang berhasil meraih sertifikat ISO 9001:2015 setelah diaudit oleh badan sertifikasi asal Jerman, PT TUV Rheindland Indonesia.

 Pencapaian ini menurut Rektor merupakan hasil dari kekompakan dan kesamaan visi, serta semangat kejujuran, keikhlasan, dan kebersamaan untuk membawa Unsyiah ke arah lebih baik. []

sumber:unsyiah.ac.id

 

Wisuda Lokal Fakultas Teknik Unsyiah

Diterbitkan pada 17 November 2017

Pada tanggal 13 November 2017 telah dilaksanakan rapat senat terbuka dengan agenda wisuda lokal Program Magister, Sarjana dan Ahli Madya  untuk periode Agustus – Oktober 2017 yang bertempat di areal Fakultas Teknik Unsyiah.  Wisuda lokal ini dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik Unsyiah, Dr. Ir. Taufiq Saidi, M.Eng dan dihadiri oleh anggota Senat Fakultas Teknik yang terdiri dari para guru besar, pimpinan Fakultas, pimpinan Jurusan/Program Studi dan para anggota senat sebagai perwakilan dosen.  Untuk periode ini, Fakultas Teknik Unsyiah mewisuda 247 wisudawan yang terdiri dari 38 orang Magister Teknik, 164 orang Sarjana Teknik dan 45 orang Ahli Madya, dengan rincian 24 orang dari Program Magister Teknik Sipil, 8 orang dari Program Magister Teknik Kimia, 5 orang dari Magister Teknik Elektro, 1 orang dari Program Magister Teknik Industri, 41 orang dari Sarjana Teknik Sipil, 15 orang dari Sarjana Teknik Mesin, 25 orang dari Sarjana Teknik Kimia, 20 orang dari Sarjana Arsitektur, 17 orang dari Sarjana Teknik Elektro, 8 orang dari Sarjana Teknik Geofisika, 10 orang dari Sarjana Teknik Industri, 10 orang dari Sarjana Teknik Pertambangan. Untuk Program Ahli Madya dengan lulusan sebanyak 31 orang dari Program Studi Teknik Sipil, 2 orang dari Program Studi Teknik Mesin, 10 orang dari Program Studi Teknik Kimia, 2 orang dari Program Studi Teknik Listrik. Pada periode ini Fakultas Teknik meluluskan 28 orang wisudawan dengan predikat pujian atau Cum Laude, yaitu 1 orang dari Program Magister, 26 orang dari Program Sarjana dan 1 orang dari Ahli Madya. Dr.Taufiq Saidi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa apresiasi yang sangat tinggi pada mahasiswa yang telah menyelesaikan studi dengan tepat waktu, serta saat ini untuk 4 Program Studi yang telah mencapai akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) didorong untuk mengajukan akreditasi internasional dari Indonesia Accreditation Board for Engineering Education (IABEE), yaitu sebuah lembaga akreditasi yang diakui oleh Kemenristekdikti sebagai badan yang bertanggung jawab terhadap akreditasi program,-program studi yang memberikan gelar akademik di bidang teknik, teknologi, dan komputasi.

Dr. Taufiq Saidi, juga menyampaikan pada saat wisuda lokal periode ini, peningkatan kualifikasi SDM di Fakultas Teknik Unsyiah dengan keberhasilan beberapa dosen menyelesaikan program  Doktor, yaitu Dr. Ir. Elysa Wulandari, M.T. (Lulusan Universitas Diponegoro), Dr. Azwar, S.T., M.Eng.Sc. (Lulusan University of Malaya), Dr. Ir. Yanna Syamsuddin, M.Sc. (Lulusan Universiti Sains Malaysia), Dr. Munira Sungkar, ST, M.T. (Lulusan Chung Hua University, Taiwan) dan Dr. Suriadi, S.T., M.Sc. (Lulusan Universiti Sains Malaysia).

Diakhir kata sambutan, Dr. Taufiq Saidi memberikan nasehat pada lulusan agar seorang sarjana memiliki tanggung jawab sosial yang besar, berperilaku jujur, adil, peduli, disiplin, visioner, serta senang menolong dan berkerjasama. 

 

Rapat Kerja Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Unsyiah

Diterbitkan pada 09 November 2017

Rapat Kerja Jurusan Teknik Kimia FT Unsyiah telah dilaksanakan pada tanggal 8 November 2017 di The Pade Hotel, Banda Aceh. Ketua Raker, Dr. Azwar, ST, M. Eng.Sc, menyampaikan bahwa para peserta raker dari unsur dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa di lingkungan Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Unsyiah. Dalam Rapat kerja (Raker) tahun 2017 ini, tema “Komitmen IABEE 2020 Menghasilkan lulusan yang berintegrasi dan bermartabat” menjadi agenda yang dibicarakan dalam penyusunan program kerja. Ketua Jurusan Teknik Kimia, Dr. Ir. Darmadi, M.T. juga menyampaikan tentang realisasi anggaran tahun 2017 yang sangat baik, serta rencana kerja tahun 2018 yang difokuskan pada pengembangan laboratorium dalam rangka akreditasi IABEE.

Raker dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik Unsyiah, Dr. Ir. Taufiq Saidi, M.Eng, yang mana beliau menyampaikan bahwa pada tahun 2018 Jurusan Teknik Kimia harus terakreditasi IABEE. Dalam menghadapi persaingan global dan regional yang tak terelakkan dan keterbukaan masyarakat global dunia, maka mengharuskan kesiapan tenaga kerja Indonesia untuk bersaing secara global. Dan juga Dr. Taufiq Saidi menyampaikan perlunya revitalisasi alat-alat laboratorium dalam menunjang penelitian dosen serta praktikum mahasiswa. 

 

Pengembangan Geowisata Di Provinsi Aceh

Diterbitkan pada 06 November 2017

Program Studi Teknik Geologi Jurusan Teknik Kebumian Fakultas Teknik Unsyiah mengadakan kegiatan FocusGroup Discussion dengan tema “Pengembangan Geowisatadi Provinsi Aceh” bertempat di Balee Muasyarah Fakultas Teknik Unsyiah, dengan narasumber Ir. Priatna, MT dan Dr. Ir. Mochammad Wahyudi Memed, M.T dari Kementerian ESDM Badan Geologi Bandung pada tanggal 02 November 2017.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Jurusan Teknik Kebumian, Marwan, S.Si, M.T, yang mana beliau sampaikan tujuan kegiatan ini agar pengembangan geowisata di Aceh akan semakin lebih maju dan baik serta lebih dikenal oleh dunia. Marwan, MT juga menyebutkan bahwa terdapat grup mahasiswa Prodi Teknik Geologi yang telah menjuarai Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan tema geowisata di Goa Tujuh, Laweung mewakili Unsyiah yang diperlombakan di PIMNAS, Makassar.

Pemateri pertama Dr. Ir. Mochammad Wahyudi Memed, M.T menyampaikan mengenai “Geologi Lingkungan dalam Penataan Ruang”. Menurut beliau, sebelum dikembangkannya suatu lokasi alam yang terbentuk akibat fenomena geologi dan memiliki keindahan yang menarik, perlu diketahui dan dipahami mengenai peraturan – peraturan yang menyangkut dalam pengembangan geowisata tersebut. Sehingga dengan dijalankannya suatu tempat menjadi geowisata tidak memiliki suatu pelanggaran hukum yang telah diatur. Beliau menyampaikan pengembangan suatu tempat menjadi geowisata pastinya menjadi suatu tempat yang sudah harus dilindungi dan dilestarikan, namun tetap bisa menjadi objek wisata bagi masyarakat.

Dilanjutkan dengan presentasi oleh Ketua Prodi Teknik Geologi Fakultas Teknik Unsyiah, Gartika Setiya Nugraha, S.T., M.Si, mengenai beberapa geosite(suatu keunikan geologi) yang ditemukan pada area barat Aceh yang berpotensi sebagai geowisata Aceh yang perlu dikembangkan. Beliau menjelaskan bahwa Pantai Lumba – Lumba yang berada di Geurutee, Aceh Jaya dengan pantainya berbentuk letterU dan keasrian alam sekitarnya yang menawan dapat menarik perhatian masyarakat. Di dekat pantai ini dijumpai singkapan karst pada tebing – tebing sekitar. Pantai ini masih belum banyak didatangi oleh masyarakat Aceh, hanya saat ini dapat dilihat dari Puncak Geurutee. Di Paro Utara juga ditemukan Goa Karst yang memiliki keindahan dalam goa dan dapat menjadi site yang beredukasi. Beliau mengharapkan pengunjung goa dapat menjaga sekitar goa agar tetap bersih. Beliau berpendapat kawasan – kawasan tersebut dapat menjadi suatu kawasan geowisata yang dapat banyak menarik perhatian masyarakat Aceh, Indonesia maupun Internasional.

Pemateri terakhir Ir. Priatna, M.T, mengenai beberapa tempat yang berpotensi menjadi lokasi Geowisata di Aceh seperti kapal PLTD Apung, kapal di atas rumah, museum tsunami, Danau Lut Tawar pantai Iboih di Sabang, Pantai Rubiah di Pulau Weh, Landmark Nol Kilometer di Sabang, dan Pantai Lampuuk di Aceh Besar. Beliau menyampaikan untuk menjadikan Provinsi Aceh sebagai tempat geopark tingkat Internasional perlu dipikirkan suatu tema yang unik dari daerah Aceh yang tidak ditemukan di manapun. Beliau menyebutkan Sabang merupakan suatu tempat yang berpotensi besar yang dapat dikembangkan dan dipromosikan ke dunia sebagai lokasi geowisata ataupun geopark dengan keindahan pantai – pantai dan keindahan karang – karang bawah laut, namun tidak menutup kemungkinan geosite– geosite yang lainnya ditemukan di Aceh tetap akan dijadikan suatu lokasi wisata geologi.

Kegiatan FGD ini turut mengundang dinas – dinas terkait seperti Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Aceh, Dinas Pertambangan dan Energi Aceh, CRU Aceh, WWF Aceh, dan dosen – dosen Prodi Teknik Geologi Fakultas Teknik Unsyiah. Para peserta FGD menyampaikan bahwa diperlukannya suatu pembangunan yang sinergi antara perguruan tinggi yaitu Universitas Syiah Kuala dan dinas – dinas terkait untuk mengangkat suatu tempat di Aceh yang menjadi calon geopark yang dapat diakui oleh dunia dan disahkan oleh Unesco Global Geoparks (UGG). Forum menyetujui bahwa pelaksanaan pengembangan geowisata di Aceh ini harus disegerakan pelaksanaannya dan dapat terlaksana dengan sukses dan baik.

 

Rapat Kerja Program Studi Teknik Mesin dan Program Studi Magister Teknik Mesin.

Diterbitkan pada 06 November 2017

Program Studi Teknik Mesin (PSTM) dan Program Studi Magister Teknik Mesin (PSMTM) telah melaksanakan Rapat Kerja (Raker) pada tanggal 2 November 2017 di Kuala Village Meeting Hall yang berada di Jalan Syiah Kuala Gampong Lambaro Skep Banda Aceh. Rapat kerja membahas rencana dan program yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 yang diikuti oleh dosen, pegawai dan mahasiswa di lingkungan kedua Prodi dan dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik Unsyiah Dr. Taufiq Saidi. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik mengapresiasi kedua Prodi yang siap menjalankan raker lebih cepat dari jadwal biasanya. Dekan juga mensosialisasikan kembali beberapa program kerja beliau sehingga diharapkan program kerja PSTM dan PSMTM bisa disinergikan. Raker ini diisi dengan beberapa kegiatan seperti presentasi evaluasi diri, key perfomance index dan program kerja ke depan. Kemudian, para ketua laboratorium juga melaporkan perkembangan terbaru dari masing- masing laboratorium dan diikuti oleh presentasi oleh koordinator tugas akhir, rancangan elemen mesin, dan karya ilmiah. Sesi siang diisi dengan pembahasan rencana kegiatan ke depan. Dalam sesi ini, banyak masukan dari para dosen untuk perencanaan kegiatan ke depan. Raker ini ditutup sore hari, dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

 

 

Halaman 1 dari 5